Every Even Day : Tidurlah untuk Ibadah. Bersyukurlah karena Pagi yang Indah

Dalam tidur kamu bisa apa?
"bentar lima menit lagi."
"nanti dulu, deh. masih sejam dua jam lagi."
"aduh gaya gravitasinya besar sekali."
"masih ada lain waktu, kan?"
"astaga! mimpinya asik banget!"

Banyak sekali alibi-alibi yang bisa kita buat untuk melanjutkan tidur. Tidur memang perlu, tetapi porsi tidur ideal hanyalah interval 5-7 jam per malam. Ingat, per malam! Tidur paling baik dimulai pada pukul 22.00. Pada waktu itu tubuh memulai proses detoksifikasi yang penjelasannya bisa dicari sendiri di mesin pencari, Google.com. 

Sering aku lihat aturan 80/20 (eighty-twenty rules), akan tetapi tidak ada diantara mereka yang membahas tentang ini. Bagiku delapan puluh persen orang cenderung bergumul dalam alibi-alibinya masing-masing tanpa menyadari pentingnya ketenangan saat malam serta suasana pagi yang amat menyejukkan hati. hanya dua puluh persen orang yang mau untuk keluar dari zona nyamannya dan menghiraukan bunga tidur mereka.

Berikut adalah tips tidur serta bangun pagi yang bisa diterapkan masing-masing menurut saya :

  1. Satu jam untuk tugas dan tanggung jawabmu.
    • Bagi mereka yang belum terbiasa untuk bekerja cepat dengan kata lain menunda-nunda pekerjaan. Cara ini merupakan proses awal untuk menjadi disiplin. Sekali-dua kali pasti terasa berat, namun manajemen waktu yang baik akan mendukung hati nurani agar dapat menyesuaikan kehendaknya sendiri bagi tubuh.

  2. Tiga puluh menit untuk merancang hari esok.
    • Hal ini penting untuk kelanjutan hidupmu. Sebagian besar linglung dengan dirinya saat bangun tidur. Mereka tidak berhenti berkutat dengan pertanyaan "hari ini makan apa/siapa?", "Hari ini ada kerjaan apa?", "Bagaimana kalau ditunda?" Stop dan mulai berubah! Perencanaan ini akan membuatmu berpikir dua kali untuk tidak menunda kewajiban-kewajibanmu.

  3. Basuh kaki-tangan, gosok gigi, cuci muka.
    • Kalau kata Ibu "Dhemit sek isih nemplek neng dalan kudu diresiki." yang artinya secara umum adalah "Keburukan di hari ini harus kamu bersihkan". Membasuh badan dengan air adalah simbolisme bahwa kamu siap untuk diperbaru.

  4. Meditasi (Berdoa).
    • Karena hidup adalah ibadah dan tidak hanya sangat bangun melainkan setiap saat bahkan saat tidur. Ini adalah follow up poin sebelumnya untuk membuat jiwa dan raga lebih pantas untuk tidur sejenak. 

  5. Mulai berbaring lima belas menit sebelum tidur.
    • Adaptasi dari kondisi siaga menuju ke kondisi alfa juga memerlukan waktu. Sebenarnya tidak perlu lama-lama, namun hal ini akan membuat diri menjadi terbiasa untuk memulihkan stamina. Bahkan ketika beraktifitas sekalipun.

  6. Sadari waktu dan set alarm seperlunya.
    • Ini menyesuaikan diri sendiri. terkadang kepentingan setiap hari adalah berbeda-beda. Alangkah baiknya apabila konsisten untuk bangun pada saat yang sama terus menerus. Memasang alarm bukan berarti anda diatur oleh perangkat pintar anda. Itu adalah anda yang anda atur sendiri dengan menggunakan fasilitas seperti perangkat pintar.

  7. Batinkan tujuanmu hari esok.
    • Hal ini penting untuk menyadari diri anda sendiri saat terbangun di pagi hari. Anda harus memiliki tujuan untuk bisa langsung terbangun. Contohnya adalah ingin bertemu dengan Kakek dan Nenek di kampung halaman.

  8. Langsung bangun ketika tersadar bahwa hari telah berganti.
    • Tidak perlu hiraukan saat anda bangun adalah jam berapa. Ketika anda mengerti bahwa hari telah berganti maka bangunlah dan tatalah tempat tidurmu. Karena itu akan membuatmu bergerak dan menyingkirkan makhluk halus yang membuat zona nyamanmu.

  9. Basuh muka dan sapa alam sekitarmu.
    • Langkah terakhir ini akan membuatmu siap mengahdapi pagi hari yang penuh dengan berkat. Bersyukurlah karena malam berhasil kau lewati dan masih memiliki waktu untuk bercengkarama dengan alam sekitarmu.
Selamat malam dan selamat menikmati tidur nyenyakmu.

Bangun pagi bukan lah hal yang mudah, tapi bangun pagi merupakan langkah awal untuk berubah. Berubah dari kenyataan buruk yang membelenggu. 

Komentar

Postingan Populer